Truk pickup jadi penompang penjualan Ford

Truk pickup jadi penompang penjualan Ford
Jakarta (ANTARA) – Ford Motor Co mengatakan bahwa permintaan untuk kendaraan truk pickup dan mobil sport-nya membantu meningkatkan penjualan kuartal ketiga di Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, Sabtu, hal ini perlahan memulihkan perusahaan setelah terdampak dari pandemi COVID-19.

Sektor otomotif A.S. telah naik lebih cepat daripada industri lain, tetapi pembuat mobil memiliki andil dalam hal itu dengan insentif agresif seperti pembiayaan nol untuk 84 bulan, penangguhan pembayaran, dan program jaminan pekerjaan.

Ford membukukan penurunan 5 persen dalam penjualan mobil AS untuk kuartal ketiga, dan mengatakan ini adalah sebuah pemulihan berkelanjutan dari lockdown membantunya mencatat penjualan yang lebih baik dibandingkan dengan kuartal kedua.

Baca juga: Ford akan PHK 1.400 pekerja di AS, tawarkan pensiun dini

Baca juga: Ford kenalkan bos baru pengganti Jim Hackett

Produsen mobil AS terbesar kedua, yang mengumumkan volume penjualan kuartalannya sehari lebih lambat dari industri lainnya, mengatakan telah menjual 551.796 kendaraan di AS pada kuartal tersebut, turun dari 580.251 tahun sebelumnya.

Namun, penjualannya naik 27,2 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

“Laju penjualan yang disesuaikan secara musiman untuk September menunjukkan peningkatan sekuensial lainnya untuk industri, dan kembali ke level yang mendekati sebelum pandemi,” kata analis Credit Suisse, Dan Levy.

“Masih harus dilihat apakah tingkat penjualan ini dapat dipertahankan dalam waktu dekat,” ujar Levy melanjutkan.

Walaupun penjualan industri secara keseluruhan pada kuartal tersebut turun, trennya positif karena permintaan meningkat setiap bulan, terutama di antara konsumen ritel untuk SUV dan truk pickup dengan keuntungan tinggi.

Penjualan truk pickup F-Series naik 3,5 persen di kuartal ini jika dibandingkan dengan tahun lalu, menandai penjualan pickup terbaiknya sejak 2005, kata Ford.

Baca:  Outlander PHEV hadir di Filipina, negara kedua ASEAN setelah Indonesia

Sementara itu, saingan terbesar Ford, yakni General Motors Co melaporkan penurunan 10 persen dalam penjualan, dan mengatakan penjualan mobil bahkan lebih tangguh dan membuat rebound substansial pada kuartal ketiga.

Baca juga: Ford tarik 700 ribu mobil karena “blank” pada kamera belakang

Baca juga: Penuhi permintaan konsumen, Ford bikin Bronco manual 7-percepatan

Baca juga: Ford ajukan permohonan jaminan pinjaman di Jerman

Pewarta: A087
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020