Tesla berencana buka 52 pusat layanan pada tahun 2021

Tesla berencana buka 52 pusat layanan pada tahun 2021

Jakarta (ANTARA) – Produsen kendaraan listrik Amerika Tesla berencana menambah 52 pusat layanan baru pada 2021.

Pembuat mobil listrik telah memperluas jaringan pusat layanan dan Super Chargers mereka untuk mengikuti perkembangan armadanya.

Minggu lalu, analis di RBC Brokerage mencatat bahwa investasi Tesla dalam layanan dan kualitas tidak cukup untuk mengimbangi peningkatan penjualan dan berpotensi menodai citra merek.

"Layanan bisa menjadi sangat penting karena Tesla terus bekerja untuk memperluas pasar intinya," kata RBC Brokerage seperti dikutip Reuters, Jumat.

Perusahaan, yang telah berulang kali mengatakan perlu memperluas lokasi pusat layanannya, mengoperasikan 466 pusat layanan di seluruh dunia, menurut Electrek.

Meski demikian, Tesla masih belum mau berkomentar lebih jauh soal ini.

Baca juga: Masalah Delay, Tesla Produksi 30.000 Mobil Impor ke China

Baca juga: Perangkat lunak "self-driving" Tesla diawasi secara ketat oleh regulator AS

Baca juga: Hummer Elektrik Edisi Pertama yang Dipesan Tidak Berfungsi dalam 11 Menit

Reporter: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Hak Cipta © 2020

Baca:  Komunitas Veloz kopdar sambil bersih-bersih mobil