Ada 120 potensi bahaya di jalan yang hantui pengendara roda dua

Ada 120 potensi bahaya di jalan yang hantui pengendara roda dua

Jakarta (ANTARA) – Ada 120 jenis bahaya yang bisa menghantui manusia pengendara sepeda saat berkendara di jalan raya, menurut hasil simulasi berkendara yang dikembangkan oleh Honda Riding Trainer,

“Pengendara sepeda perlu mengetahui potensi bahaya yang dihadapi di jalan raya dan cara mengatasinya. Pengetahuan dan tips ini dapat mengurangi risiko saat berkendara di berbagai kondisi jalan raya,” ujar Kepala Departemen Transportasi Keselamatan Motor PT Astra Honda, Johanes Lucky Margo Utomo dalam keterangan resminya. , Selasa.

Berikut penjelasan dan tips dari tim AHM Safety Riding dalam mengatasi kemungkinan kecelakaan di jalan raya:

Jenis Potensi Bahaya

Secara umum dalam hal ini terdapat jenis dan juga potensi bahaya yang ada di jalan sehingga potensi tersebut terbagi menjadi tiga jenis.

Pertama, potensi bahaya yang dapat dilihat pengendara sepeda motor tanpa harus diramalkan oleh pengendara sepeda motor, seperti kendaraan yang berhenti di pinggir jalan atau mengantuk saat berkendara.

Selanjutnya potensi bahaya yang dapat menarik perhatian dan fokus pengendara sepeda. Potensi bahaya ini belum terlihat tetapi sudah diberi rambu-rambu yang menarik perhatian, seperti kendaraan lain yang memberi lampu lalu lintas atau kondisi kendaraan yang menggunakan ban bekas.

“Bahaya potensial ini termasuk kategori intermediate dan membutuhkan pengetahuan lebih untuk menghadapinya dengan baik,” ujarnya.

Terakhir, potensi bahaya memerlukan tingkat kemampuan prediksi bahaya yang lebih tinggi, yaitu potensi bahaya yang tidak terlihat secara langsung dengan mata telanjang. pengendara sepeda, seperti kendaraan yang muncul secara tiba-tiba di persimpangan jalan.

Potensi Penyebab Bahaya

Dalam hal ini, ada tiga sumber bahaya yang mungkin saja terjadi saat kita sedang dalam perjalanan. Pertama, potensi kerugian dari sisi manusia yang tanpa disadari menimbulkan bahaya, seperti kelelahan yang menyebabkan kantuk, emosi yang tidak terkontrol, bahkan ketidakpatuhan terhadap rambu lalu lintas di jalan raya.

Gangguan ringan saat mengemudi pun bisa menjadi potensi bahaya, seperti bersin, yang bisa mengganggu penglihatan atau konsentrasi pengendara sepeda terganggu.

Baca:  Tesla "made in China" diekspor ke Eropa

Kedua, potensi bahaya yang ditimbulkan dari kendaraan yang digunakan. Ini sering terjadi karena kurangnya kesadaran pengendara sepeda melakukan perawatan kendaraan secara rutin pada bagian-bagian yang penting untuk keselamatan, seperti sistem rem.

Ketiga, potensi bahaya dari lingkungan seperti kondisi jalan yang tidak biasa pengendara sepeda, kondisi cuaca seperti kabut yang sering turun di daerah pegunungan, atau kondisi hujan yang membuat jalan licin.

“Banyaknya kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai dengan aturan mengemudi sehingga sangat berbahaya pengendara sepeda, seperti penggunaan ban kecil. Jadi alangkah baiknya memodifikasi kendaraan dengan memperhatikan unsur keselamatan dan kenyamanan saat berkendara, ”terangnya.

Mengatasi Potensi Bahaya

Untuk mengatasi potensi bahaya, pengendara sepeda dapat meningkatkan keterampilan prediksi bahaya dan juga meningkatkan teknik mengemudi. Meningkatkan prediksi bahaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan belajar dari pengalaman pribadi dengan menambah waktu penerbangan di berbagai kondisi jalan raya.

Kedua, kita juga bisa belajar dari pengalaman orang lain dengan membaca atau mengikuti komunitas motor sebagai wadah berbagi pengalaman berkendara.

Ketiga, bisa belajar dari simulator mengemudi sepeda motor seperti Honda Riding Trainer.

"Para pengendara sepeda “Anda bisa mengikuti kelas Safety Riding atau menggunakan simulator mengemudi seperti Honda Riding Trainer yang dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya di jalan raya dan meningkatkan kemampuan analisa kondisi jalan raya,” jelasnya.

Simulator Honda Riding Trainer tersedia di ruang prediksi bahaya di AHM-Safety Riding Park, Deltamas, Bekasi dan 940 distributor di berbagai area Main Dealer Honda.

Baca juga: Berkendara dengan aman dengan teknik pengereman yang tepat

Baca juga: Toyota bersama Taylor Swift berkampanye untuk Keselamatan Jalan

Baca juga: Yamaha Mengajari Anak-Anak Keselamatan Berkendara

Reporter: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © 2020